December 7, 2025

iTechnobuzz !!!

Berita Teknologi Terkini

MagSafe Milik Apple Dilarang Di China Mulai 1 September 2024

itechnobuzz.com – MagSafe Milik Apple, Tiongkok secara resmi akan melarang penjualan dan penggunaan pengisi daya nirkabel MagSafe Apple mulai 1 September.
Langkah tersebut diambil setelah pemerintah daerah memutuskan untuk membatasi penggunaan frekuensi tertentu
guna menjaga ketertiban gelombang udara di industri penerbangan dan komunikasi.

MagSafe Menjadi Fitur Apple

Keputusan tersebut mengejutkan banyak pihak, terutama karena Mag Safe merupakan salah satu teknologi tercanggih Apple yang diperkenalkan pada iPhone 12.
Teknologi tersebut kini memungkinkan pengisian daya nirkabel hingga 15W, yang dua kali lebih cepat dari generasi sebelumnya.
Selain itu, MagSafe juga memberikan kemudahan dengan memungkinkan aksesori seperti dudukan, tas, dan baterai tambahan untuk menempelkan magnet pada iPhone.

Dengan pelarangan ini, frekuensi kerja MagSafe sebesar 360kHz kini dinyatakan ilegal di Tiongkok.
Pemerintah hanya mengizinkan pengisian daya nirkabel pada frekuensi 100-148,5kHz, 6765-6795kHz, dan 13553-13567kHz.

Apple harus mengubah frekuensi MagSafe

Agar dapat terus menjual teknologi Mag Safe, Apple tidak punya pilihan selain menghadapi kenyataan bahwa mereka mungkin harus mengubah frekuensi teknologi Mag Safe,
terutama untuk pasar Tiongkok. Jika tidak, Apple harus berhenti menjualnya di negara tersebut.

Berita menarik lainnya adalah bahwa di Tiongkok, iPhone hanya mendukung pengisian daya nirkabel 7,5W
yang lebih lambat karena frekuensi yang diizinkan. Jadi meskipun Mag Safe sangat populer saat ini,
teknologi ini sebenarnya tidak memberikan pengalaman pengisian daya nirkabel terbaik di negara tersebut.

Tentu saja, hal ini akan mempersulit Apple untuk bersaing di pasar Tiongkok,
terutama dengan pesaing yang sudah menawarkan teknologi pengisian daya nirkabel yang lebih canggih.
Oppo, misalnya, sudah memiliki pengisian daya nirkabel 50W.
Melarang teknologi Mag Safe Apple juga bisa menjadi strategi pemerintah Tiongkok untuk menjaga perusahaan teknologi lokal tetap kompetitif.