July 18, 2024

iTechnobuzz !!!

Berita Teknologi Terkini

Penuhi Janji, Hacker Brain Cipher Berikan “Kunci” Enkripsi Ransomware PDN

itechnobuzz.com – Kelompok hacker Brain Cipher akhirnya menepati janjinya untuk membagikan kunci enkripsi data Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2 Surabaya. Data ini disandera ransomware Lockbit sejak Kamis, 20 Juni 2024.

Pengumuman ini disampaikan melalui blog dark web mereka dan akun X (Twitter) bernama Stealthmole juga membagikan screenshot pengumuman tersebut.

Selain mengumumkan penyerahan kunci dekripsi data PDNS 2, kelompok hacker ini juga memberikan tutorial mengunduh kunci enkripsi.

Hacker Brain Cipher

Brain Cipher menegaskan, tindakan ini dilakukan secara independen, tanpa campur tangan pemerintah atau lembaga hukum.

Image

“Kami mengambil keputusan ini secara independen, tanpa campur tangan layanan khusus atau badan hukum,” tulis Brain Cipher.

Kelompok peretas ini mengklaim bahwa ini akan menjadi yang pertama dan terakhir kalinya mereka menawarkan kunci gratis kepada korbannya. Mereka mengatakan tidak akan ada negosiasi di masa depan.

Brain Cipher juga menyatakan sedang menunggu konfirmasi dari pihak kedua yaitu pemerintah untuk memastikan kunci yang diberikan berfungsi.

Setelah dikonfirmasi, data yang disandera akan dihapus secara permanen. Namun, mereka mengancam akan melepaskan data yang mereka sandera sebelumnya jika mengaku berhasil memulihkannya secara mandiri atau dengan bantuan pihak ketiga.

Serangan Ransomware Lockbit 3.0

Pada Kamis, 20 Juni 2024, PDNS 2 Surabaya mengalami serangan ransomware yang menyebabkan terganggunya beberapa layanan publik, seperti layanan imigrasi. Secara total, serangan siber ini berdampak pada 282 instansi pemerintah yang tidak memiliki cadangan data. Hanya 44 kementerian/lembaga publik yang memiliki cadangan data.

Ransomware yang menyerang PDN adalah jenis LockBit yang dirilis oleh kelompok peretas Brain Cipher. Pada hari Selasa, 2 Juli 2024, Brain Cipher mengumumkan melalui blognya bahwa mereka akan mempublikasikan kunci untuk mendekripsi data yang disandera pada hari Rabu, 3 Juli 2024.