February 23, 2024

iTechnobuzz !!!

Berita Teknologi Terkini

Sadar Jual EV Mahal, Hyundai Janji Pasarkan Mobil Listrik Murah Di Indonesia

itechnobuzz.com – Hyundai berencana memproduksi kendaraan listrik murah di Indonesia. Hal itu disampaikan Hyundai Motor Company (HMC) pada Rabu (7/12) dalam pertemuan dengan perwakilan media dari Indonesia di kantor pusatnya di Seoul, Korea Selatan.

kata Gi Baek Lee, kepala HMC Grup Strategi Bisnis Asia. Pihaknya jelas kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) yang mereka tawarkan di Indonesia tidak bisa dianggap murah atau harga bersaing. Kehadiran kendaraan listrik yang lebih murah tentunya akan memenuhi impian banyak pihak untuk merasakan teknologi mobilitas terkini.

“Namun, harus jelas menghadirkan produk murah tentu membutuhkan langkah dan strategi tertentu. Hyundai saat ini bersiap untuk memproduksi sel baterai di Indonesia, membangun sistem rantai nilai yang lebih baik. Ini nantinya akan memungkinkan EV diproduksi dengan harga lebih murah, ”katanya kepada Lee.

Saat ini Hyundai Ioniq 5 dibanderol mulai dari Rp 748 juta hingga Rp 859 juta. Membandingkan harga resmi di Korea Selatan, kendaraan listrik ini ditawarkan mulai Rp 585 jutaan.

Lee menjelaskan saat ini Hyundai tidak hanya fokus pada produk

Karena demi menciptakan kondisi yang ramah kantong, Hyundai mengatakan ingin menawarkan layanan purna jual yang lebih baik dan penyediaan suku cadang yang lebih cepat.

Lee pun menegaskan menghadirkan produk baru sebenarnya mudah jika Hyundai hanya fokus pada angka penjualan. Namun ia ingin Hyundai tidak hanya dikenal karena inovasinya, tetapi juga agar konsumen merasa percaya diri memiliki Hyundai. Hal ini dilakukan dengan layanan purna jual yang handal dan keamanan dalam produksi barang.

“HMC adalah solusi mobile delivery masa depan, juga untuk Indonesia. Jadi bukan hanya tentang produk, tapi juga tentang infrastruktur dan layanan pelanggan. Termasuk yang sudah ada seperti Bluelink, ADAS, dll. Kami fokus membangun Indonesia,” kata Lee.

Ia juga mengumumkan bahwa pihaknya sedang menyiapkan solusi layanan pelanggan yang sesuai dengan kebutuhan konsumen Indonesia. Hyundai menjelaskan tiga langkah yang diperlukan untuk melakukan ini. “Pertama tentang infrastruktur EV, kemudian kami akan meluncurkan program layanan khusus. Ketiga, data basis konsumen. Ini akan digunakan nanti, untuk kemudian disesuaikan dengan preferensi konsumen, ”kata Lee.

Lee mencontohkan Ioniq 5 yang mendapat sambutan luar biasa sejak diluncurkan di Indonesia. Meski menarik perhatian karena menunggu lama, Lee mengungkapkan grupnya kini mampu memaksimalkan produksi sekitar 1.000 unit.

Untuk baterai, Hyundai diketahui telah menggandeng LG untuk meresmikan pabrik baterai di Karawang. Pabrik ini akan selesai pada 2024 dan mulai berproduksi pada 2025. Kehadiran baterai buatan pabrik di Indonesia tentu akan menurunkan harga produk kendaraan listrik.

Kendaraan listrik murah saat ini sedang ditawarkan oleh pabrikan China. Akankah EV Hyundai bersaing dengan EV murah yang ada? Lantas model apa saja yang ditawarkan? Mari kita tunggu dan lihat beberapa tahun ke depan.