February 25, 2024

iTechnobuzz !!!

Berita Teknologi Terkini

Tidak Lagi Manusia, Interviewer AI Mulai Digunakan oleh Beberapa Perusahaan

itechnobuzz.com – Interviewer AI, Pencari kerja dapat menggunakan kecerdasan buatan seperti ChatGPT untuk mengoptimalkan resume atau CV mereka agar lebih menarik dan dapat dicari oleh calon pemberi kerja. Hanya saja karena keterbukaan teknologi seperti ini, tidak hanya para pencari kerja yang melakukan hal yang sama.

Perusahaan juga menggunakan teknologi AI ini untuk menyeleksi kandidat dan pewawancara. Kecerdasan buatan diperkenalkan untuk mengurangi beban kerja. Karena kita sama-sama tahu bahwa pencari kerja terkadang tidak sedikit, terutama untuk perusahaan otoritas tinggi.

Interviewer AI akan Mulai Gantikan Pewawancara Manusia

Pewawancara AI akan mulai gantikan manusia

Sejak rilis Resumebuilder, saat ini ada 4 dari 10 perusahaan di seluruh dunia yang menggunakan pewawancara AI untuk menggantikan manusia yang melakukan wawancara kerja. Mereka mengungkapkan bahwa 43% perusahaan akan mengadopsi teknologi ini pada tahun 2024.

Alasan yang diberikan juga karena efisiensi rekrutmen cukup tinggi dan 15% dari perusahaan tersebut bahkan secara mandiri memilih kandidat yang dipekerjakan tanpa bantuan manusia.

Booming AI merambah ke berbagai industri

Saat ditanya apakah mereka menggunakan teknologi AI ini untuk menyaring karyawan baru, 10% mengatakan mereka saat ini menggunakan AI untuk wawancara, 17% akan mulai menggunakannya tahun ini, dan 17% akan mulai tahun depan.

Tidak Semua Perusahaan Ingin Bergantung pada Teknologi AI

AI bisa jadi pedang bermata dua

Sementara 32% dari perusahaan tersebut mengindikasikan bahwa mereka tidak

akan mempertimbangkan untuk menggunakan teknologi Interviewer AIdengan alasan:

menginginkan pertemuan tatap muka dengan kandidat, tidak menguntungkan perusahaan,

atau terlalu banyak hasil yang bisa membingungkan dan tinggi. mempertaruhkan.

Namun selain penggunaan kecerdasan buatan, banyak perusahaan yang masih memilih menggunakan ATS (applicant tracking software)

yang sudah banyak digunakan oleh para perekrut. Mereka juga menganggap perangkat lunak ini lebih andal daripada teknologi AI baru ini.