February 20, 2024

iTechnobuzz !!!

Berita Teknologi Terkini

Hypercar China Hongqi S9 Rp 21 Miliar

itechnobuzz.com – Sebuah hypercar dari merek Cina Hongqi dijual dengan harga yang mengejutkan di atas Rp21 miliar. Produksi akan dibatasi.

Seperti yang dilaporkan Carscoops baru-baru ini, Hongqi telah memutuskan untuk memproduksi mobil konsep S9 tahun depan. Mereka memamerkan kendaraan ultra cepat ini di IAA di Frankfurt pada September 2019.

Merek Grup Kereta Pertama belum mengumumkan bahwa versi S9 yang diproduksi secara massal akan diganti namanya. Tapi harganya keterlaluan.

Tak perlu dikatakan, harga wajarnya adalah 10 juta yuan per unit, atau sekitar 21,3 miliar yuan (1 yuan = 2.130 yuan). Jumlah nominal tersebut mungkin terdengar tidak masuk akal, namun sudah jauh lebih kecil dari sekitar Rp 32,16 miliar yang telah disebar selama ini.

Belum pernah sebelumnya dalam sejarah industri otomotif China, sebuah mobil diproduksi dengan harga setinggi itu. Honqi S9 adalah mobil termahal di China.

Tidak jelas pada bulan berapa produksi dan distribusi akan dimulai. Satu hal yang pasti, Hongqi S9 hanya akan diproduksi maksimal 70 buah.

Jangan remehkan kemampuan mesin ini. Itu adalah merek Cina. Di atas kertas, performanya cukup tangguh.

Hypercar ini dilengkapi dengan PHEV, sebuah plug-in hybrid drive. Mesin bensin V8 turbocharged yang dipadukan dengan baterai dan motor listrik menghasilkan total output 1.400 tenaga kuda.

Akselerasi yang luar biasa cepat. Menurut pabrikannya, kecepatan 0-100km/jam bisa ditempuh hanya dalam waktu 1,9 detik.

Di sisi lain, kecepatan maksimum dikatakan 400 km/jam. Fitur-fitur ini menempatkan Hongqi S9 dalam daftar mobil penumpang tercepat di dunia.

Tidak banyak informasi resmi tentang spesifikasi pabrikan. Meski begitu, sepertinya Hongqi S9 akan menggunakan motor listrik yang berbeda dan material yang lebih ringan seperti aluminium dan serat karbon untuk rangka dan struktur bodinya.

Hongqi adalah merek Cina dengan fokus kuat pada mobil listrik murni. Hypercar yang mereka jual tahun depan bahkan akan menjadi model PHEV pertama mereka. [Xan/Ari]