April 15, 2024

iTechnobuzz !!!

Berita Teknologi Terkini

Potensi Aprilia di MotoGP 2023 Terbuang Sia-sia Karena Masalah Sepele

itechnobuzz.com – Grand Prix MotoGP Amerika merupakan putaran lain dari kompetisi dunia 2023 di mana Aprilia mempunyai kemampuan

naik podium namun keluar dari harapan karena masalah sepele, alhasil potensi ini terbuang sia-sia di MotoGP 2023.

 

Maverick Vinales sekali lagi nampak mempunyai kecekatan kemenangan menjelang pacuan sprint hari Sabtu,

bukan buat awal kalinya masa ini. Tetapi ia kembali dengan cuma menaiki posisi ke- 10 dalam pertempuran awal serta

walaupun hari Pekan berjalan lebih bagus dengan finis di antrean keempat, itu jauh dari potensinya.

 

Terdapat aspek yang tidak berubah- ubah di balik apa yang salah menurutnya, dengan dini yang umumnya lemas

buatnya kehabisan peluang buat berkelahi untuk hasil yang pantas pada hari Sabtu serta kemenangan pada hari Pekan.

Ia mundur sangat jauh buat membaik dalam sprint namun sanggup melakukan lebih banyak di kegiatan penting.

 

Itu merupakan suatu yang sayangnya kita harapkan dari Vinales sepanjang bertahun- tahun,

dengan kelemahannya di lap pembuka semenjak hari- harinya di Yamaha.

 

Namun sehabis bertugas keras buat menuntaskan ratusan bimbingan diawali semenjak berasosiasi dengan regu serta

berupaya melengkapi zona lemas itu, Vinales bersikukuh pada hari Pekan petang kalau itu merupakan suatu yang

ia jadi lebih bagus– serta kalau akhir pekannya di Texas dikecewakan bukan olehnya namun oleh Aprilia RS- GP- nya.

 

Itu merupakan hasil yang amat baik, tegasnya mengenai finis 4 besar, namun pula memalukan sebab bagi aku kita

mempunyai kemampuan buat memenangkan pacuan, ataupun paling tidak berjuang buat itu.

 

Tetapi kita butuh bertugas. Ini harus kalau kita wajib membenarkannya. Itu nyata.

Aku pikir itu pengaturan kopling, sebab metode aku serta kawan setim aku amat mendekati namun sikap motornya amat berlainan.

 

Itu tentu suatu yang butuh kita tingkatkan selaku Aprilia. Kita tidak mengkhawatirkannya sebab kita mempunyai kecekatan,

namun bila kita dapat terletak di depan serta memenangkan pacuan, itu lebih bagus!

 

Itu tidak kasar. Ini permasalahan menciptakan pengaturan yang betul dengan energi serta elektronik yang betul. Aku tidak ketahui triknya.

 

Sedangkan perkaranya bisa jadi membendungnya berjuang buat berhasil, pacuan paling tidak selesai lebih bagus buat Vinales

dari yang terjalin buat kawan seregunya Aleix Espargaro ataupun pembalap satelit RNF Raul Fernandez, keduanya terjebak

sebab kekeliruan dengan RS- Fitur ketinggian berkendara GP yang menimbulkan Espargaro jatuh di lap pembuka serta Fernandez mundur ke pit.

 

Ini bukan awal kalinya mereka hadapi permasalahan semacam itu serta, memanglah, Aprilia bukan pabrik awal yang

hadapi permasalahan seragam. Itu merupakan suatu yang sebagian orang dalam paddock memperkirakan bisa jadi sudah

diperburuk dengan cara penting oleh watak beriak dari Sirkuit Amerika– apalagi bila itu bisa jadi tidak banyak menghibur Espargaro.

 

Aku melaksanakan mulai dengan bagus, aku naik ke P3, serta kala aku berakselerasi aku merasa fitur ketinggian pengendaraan

balik senantiasa kecil, jelasnya. Aku melaksanakan seluruh lap awal dengan kecil, serta kala aku tiba gas di Belengkokan 11, aku kehabisan kontrol depan.

 

Tidak banyak lagi yang dapat aku tuturkan, tetapi aku pikir Raul mempunyai permasalahan yang serupa.

Mereka butuh menyelesaikannya, sebab ini bukan yang awal kali terjalin. Itu tidak terjalin sekali tahun kemudian,

tidak sekali juga, namun kita mengubahnya sedikit tahun ini, dari 2022 jadi 2023.

 

Kita mendapatinya di pramusim, tetapi kita belum melaksanakannya di sebagian pacuan awal. Umumnya itu

terjalin dikala cuaca amat panas, tetapi kita tidak dapat mengendalikan bila serta gimana.

 

Dengan Fernandez mengalami permasalahan yang serupa sehabis dini yang kokoh yang buatnya berlari bersama Vinales

serta kawan seregunya Miguel Oliveira saat sebelum permasalahan, itu berarti kalau apa yang dapat jadi hari yang

amat bagus buat skuad RNF diturunkan jadi cuma hari yang bagus.

 

Oliveira sanggup kembali pas di balik Vinales di antrean kelima, hasil terbaik regu semenjak dimulainya masa

kemudian dengan mesin Yamaha– penampilan yang bergengsi mengenang pacuan AS pada dasarnya merupakan pacuan

pertamanya tahun ini sehabis tereleminasi di kandang sendiri di Portugal serta jadi terdesak bolos pada kegiatan lebih dahulu di Argentina.

 

Hari yang tidak sangat kurang baik, tutur Oliveira setelahnya. Itu merupakan hari yang berat sebab amat gampang buat jatuh,

jadi aku amat suka buat senantiasa di atas motor serta jadi amat bersaing.

 

Itu merupakan kemenangan kecil sehabis balik dari luka di jalan yang amat tidak aku gemari.

Aprilia jauh dari area darurat, namun mengenang 2023 sepatutnya jadi tahun di mana beliau mengukuhkan

status terdepannya yang terkini– serta mengenang motor mempunyai kemampuan buat melaksanakannya– minimnya

hasil serta alibi yang mengusik hendak amat membuat frustrasi.

 

Sehabis 3 putaran tahun 2022, itu terkini saja dari kemenangan terobosannya di Argentina serta

betul- betul mengetuai kompetisi pebalap bersama Espargaro.

 

Dikala ini Vinales merupakan penantang kompetisi terbaiknya di antrean keempat, 19 nilai dari atasan Marco Bezzecchi

(namun sesungguhnya dengan enumerasi 45 nilai yang serupa dengan yang dipandu Espargaro sehabis putaran ketiga tahun kemudian),

sedangkan Espargaro terletak jauh di antrean ke- 13 dalam klasemen serta 51. dari depan telah.